Titik Pijat Refleksi

Jenis-jenis Pelangi | Berita Informasi Terbaru Update & Lengkap 2014

Welcome to our website, take it slow and see whats going on today:)



Jenis-jenis Pelangi



Pelangi atau bianglala adalah gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit atau medium lainnya. Di langit, pelangi tampak sebagai busur cahaya dengan ujungnya mengarah pada horizon pada suatu saat hujan ringan. berikut adalah jenis-jenis pelangi yang kadang kita jumpai:

1. Classic Rainbows

Pelangi Alam terdiri dari enam warna: merah, oranye, kuning, hijau, biru dan ungu. Intensitas warna masing-masingnya tergantung berbagai kondisi atmosfer dan waktu.

2. Circular Rainbows

elangi ini benar-benar terlihat seperti busur lingkaran sempurna (dengan radius tepat 42 derajat, menurut Descartes).

3. Secondary Rainbows

Pelangi primer, sering disertai dengan pelangi sekunder biasanya tipis dan redup daripada pelangi primer. Pelangi sekunder terkenal dengan karakteristik tertentu, spektrum ditampilkan dalam urutan terbalik dari sebuah pelangi primer.

4. Red Rainbows

Red Rainbows biasanya terlihat saat fajar atau senja ketika ketebalan filter atmosfir bumi menjadi biru, terlihat lebih merah atau seperti tetesan cahaya oranye mencerminkan dan membiaskan air. Hasilnya adalah pelangi dengan spektrum ujung merah.

5. Sundogs

Yang paling sering terlihat rendah di langit di hari musim dingin yang cerah, sundogs terjadi ketika matahari bersinar melalui kristal es yang tinggi di atmosfer. Sundogs berwarna merah di bagian dalam dan ungu di bagian luar dengan sisa spektrum ramai di antaranya. Semakin tebal konsentrasi kristal es di udara, semakin tebal pula strukturnya.

6. Fogbows

Fogbows lebih jarang terlihat daripada pelangi biasa, karena parameter tertentu yang harus disesuaikan untuk menciptakan mereka. Misalnya, sumber cahaya harus berada di belakang pengamat dan membumi. Juga, kabut di belakang pengamat harus sangat tipis sehingga sinar matahari yang dapat bersinar melalui kabut tebal di depan.

7. Waterfall Rainbows

Kabut air terjun bercampur ke dalam aliran udara konstan atmosfer terus menerus, terlepas dari cuaca. Hal ini membuat sebuah foto air terjun yang sangat baik untuk pelangi.


8. Fire Rainbows

Pelangi ini bukan terbuat dari api, nama untuk efek optik yang indah ini adalah “circumhorizontal arc”. Fenomena ini hanya dapat dilihat dalam kondisi spesifik tertentu: awan cirrus, yang bertindak seperti prisma harus setidaknya berada di ketinggian 20.000 kaki dan matahari harus menyorot ketika mereka berada di ketinggian 58-68 derajat. Rainbow Fire tidak pernah terlihat di lokasi lebih dari 55 derajat utara atau selatan.

9. Moonbows

Moonbows adalah mitra untuk pelangi lunar. Mereka juga jauh lebih sulit dilihat karena badai hujan harus berlalu dan, idealnya, bulan purnama yang terang tidak terhalang oleh awan.

 

—————————————————————————————————————————————–

Rainbow or rainbow is an optical and meteorological phenomena in the form of multicolored light parallel to each other in the sky or any other medium. In the sky, a rainbow appears as an arc light with a tip led to the horizon at some point a light rain. The following are the types of rainbows are occasionally encountered:

1. Classic Rainbows

Natural rainbow of six colors: red, orange, yellow, green, blue and purple. The intensity of each color depending on a variety of atmospheric conditions and time.

2. Circular Rainbows

elangi this really looks like a perfect arc of a circle (with a radius of exactly 42 degrees, according to Descartes).

3. Secondary Rainbows

Primary rainbow, often accompanied by a secondary rainbow is usually thinner and fainter than the primary rainbow. Secondary rainbow is famous for its particular characteristics, the spectrum is shown in reverse order from a primary rainbow.

4. Red Rainbows

Red Rainbows are usually seen at dawn or dusk when the thickness of the Earth’s atmosphere filters the blue, looks more like red or orange droplets reflect and refract light water. The result is a rainbow in the red spectrum.

5. Sundogs

The most commonly seen low in the sky on a sunny winter day, sundogs occurs when the sun is shining through ice crystals high in the atmosphere. Sundogs red on the inside and purple on the outside with the rest of the crowded spectrum in between. The thicker the concentration of ice crystals in the air, getting thicker as well structure.

6. Fogbows

Fogbows less visible than usual of the rainbow, because certain parameters that must be adjusted to create them. For example, the light source should be behind the observer and grounded. Also, the fog behind the observer must be very thin so that sunlight can shine through the thick fog ahead.

7. Waterfall Rainbows

Waterfall mist mixed into a constant stream of atmospheric air continuously, regardless of the weather. This makes a photograph a waterfall that is very good for rainbow.

8. Fire Rainbows

Rainbow is not made of fire, named for the beautiful optical effect is “circumhorizontal arc”. This phenomenon can be seen only in certain specific conditions: cirrus clouds, which act like prisms should at least be at an altitude of 20,000 feet and the sun should highlight when they are at an altitude of 58-68 degrees. Rainbow Fire was never seen in a location more than 55 degrees north or south.

9. Moonbows

Moonbows is a partner for the lunar rainbow. They are also much more difficult to see because of rain storms have passed and, ideally, a bright full moon is not blocked by clouds.

 

Comments

Powered by Facebook Comments

Tags:

Suka dengan artikel ini?..klik tombol like dan bagikan dengan teman anda

INDEX BERITA ARMYLOOKFASHION.COM

Jenis-jenis Pelangi

Comments are closed.


/** Jasa Pembuatan Web Banner, Header, Flash dan Logo */

Switch to our mobile site