Titik Pijat Refleksi

Taman Indonesia di Belgia | The Kingdom of Ganesha | Berita Informasi Terbaru Update & Lengkap 2014

Welcome to our website, take it slow and see whats going on today:)



Taman Indonesia di Belgia | The Kingdom of Ganesha



 

Taman Indonesia di Belgia | The Kingdom of Ganesha – Kekayaan alam serta keanekaragaman budaya yang dimiliki Indonesia memang sudah menjadi perhatian dunia.  Keunikan yang dimiliki khazanah Indonesia membuat Indonesia menjadi negara dengan keanekaragaman budaya terbanyak di dunia.  Hal ini sudah menjadi pengakuan Internasional salah satu ada di Belgia.

Atas dasar kecintaan seorang Erick Domb yang merupakan CEO dari Parc Paradisio terhadap Indonesia, maka beliau membuat Taman Indonesia di Belgia | The Kingdom of Ganesha tepatnya di Parc Paradisio , Brugelette, Belgia.  Kompleks ini  seluas 5 hektar ini memang langka, unik sekaligus istimewa, tidak hanya bagi masyarakat Eropa tapi bagi warga Indonesia di Eropa. Di sini ada Puri Agung Shanti Buwana, sebesar ukuran sesungguhnya di Bali, berdiri di atas sawah bertingkat ala sawah di Ubud. Taman yang diberi nama ‘The Kingdom of Ganesha’ ini adalah sebuah penghargaan dan kehormatan bagi bangsa Indonesia.

Parc Paradisio, adalah sebuah taman konservasi flora dan fauna, yang dibangun di tengah sisa bangunan kastil tua (chateau) dengan koleksi sekitar 3500 species binatang dan sekitar 1500 an species tanaman dan tumbuhan, sejak tahun 2000 tidak saja menjadi menjadi pusat rekreasi yang menawarkan keakraban alam, manusia, budaya, tumbuhan dan binatang, tapi juga konservasi modern yang mengibarkan promosi permanen bagi pariwisata, ekonomi dan investasi Indonesia di jantung Uni Eropa ini.

Taman ini telah dibuka dan diresmikan pada 20 Mei 2009 oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata RI Jero Wacik, didampingi Dubes RI Nadjib Riphat Kesoema, Dirjen Pemasaran Pariwisata Sapta Nirwandar dan Staf Ahli Khusus Menbudpar Harbunangin.  Pada acara peresmian tersebut, kata Dirjen Pemasaran Depbudpar DR. Sapta Nirwandar, dilakukan carnaval Indonesia dan pengenaan pakaian Indonesia pada Manekin Pis serta atraksi kesenian dari tim sanggar tari Iin Sahetapy, Sumbar di Grand Place, Brussels.

Keberadaan nya, menurut Erick Domb yang menganggap Indonesia sebagai The Most Diversity Country in The World ini, diharapkan akan mendorong minat wisatawan Eropa dan warga Belgia pada khususnya untuk mengunjungi Indonesia. Kompleks seluas 5 hektar ini memang langka, unik sekaligus istimewa, tidak hanya bagi masyarakat Eropa tapi bagi warga Indonesia di Eropa. Di sini terdapat Puri Agung Shanti Buwana, sebesar ukuran sesungguhnya di Bali, berdiri di atas sawah bertingkat ala sawah di Ubud.

Selain itu juga dilengkapi dengan replika besar candi Prambanan yang menjulang tinggi, serta bongkahan batu besar berderet ala Gunung Kawi di balik tembok candi.  Di depan gerbang tampak Rumah Toraja, replika candi Borobudur dan di bagian belakang tampak rumah tradisional Nusa Tenggara Timur, berderet melingkari ujung taman. Ini masih diperindah dengan beragam patung, akar pohon tua, dan batang kayu pohon besar, yang telah menjadi fosil dari daerah Banten.
Kompleks ini dibangun keseluruhannya oleh para seniman yang didatangkan khusus dari Bali dan para pekerja dari Bali dan Jawa Tengah. Sebanyak 22 orang bekerja membangun  sejak akhir 2006 dan selesai dalam dua tahun. Taman  ini tidak hanya menjadi pusat rekreasi yang menawarkan keakraban alam, manusia, dan kebudayaan, tetapi juga konservasi berkonsep moderen, yang mengibarkan promosi permanen bagi pariwisata, ekonomi dan investasi Indonesia di jantung Uni Eropa.  Bagi yang penasaran kami berikan foto yang kami dapat dari berbagai sumber di Internet :

 

The Kingdom of Ganesha

 

Taman Indonesia di Belgia

Taman Indonesia di Belgia | The Kingdom of Ganesha

Taman Indonesia di Belgia | The Kingdom of Ganesha

 

Taman Indonesia di Belgia | The Kingdom of Ganesha

 

 

Foto dan VideoTaman Indonesia di Belgia | The Kingdom of Ganesha

————————————————————————————————————————

the natural richness and diversity of Indonesia’s culture has already become the world’s attention. Indonesia treasures uniqueness makes Indonesia a country with cultural diversity in the world. This has become one of international recognition in Belgium.

On the basis of an Eric Domb love who is the CEO of Parc Paradisio against Indonesia, then he makes Garden of Indonesia in Belgium exactly at Parc Paradisio, Brugelette, Belgium. Complex of Indonesia 5-hectare park is indeed rare, unique at the same time special, not only for the people of Europe but for Indonesian citizens in Europe. In this park there Buwana Shanti Puri Agung, in Bali for the real size, standing on the terraced rice paddies in Ubud style. The park is named The Kingdom of Ganesha is a tribute and honor for the nation of Indonesia.

This park has been opened and inaugurated on May 20, 2009 by Minister of Culture and Tourism RI Jero Wacik, accompanied by Ambassador Nadjib Riphat Kesoema, Director General of Tourism Marketing and Senior Advisor Nirwandar Harbunangin Special Minister of Culture. At the inauguration, said Director General of Marketing Depbudpar DR. Nirwandar, do carnaval Indonesia and the imposition of Indonesia on the mannequin Pis clothing and art attractions of the dance team Iin Sahetapy, West Sumatra in the Grand Place, Brussels.

The existence of the Kingdom of Ganesha, according to Erick Domb who regard Indonesia as The Most Diversity Country in the World, it is hoped will encourage the interest of European tourists and residents of Belgium in particular to visit Indonesia.

Complex of Indonesia 5-hectare park is indeed rare, unique at the same time special, not only for the people of Europe but for Indonesian citizens in Europe. In this park there Buwana Shanti Puri Agung, in Bali for the real size, standing on the terraced rice paddies in Ubud style.

It is also equipped with a large replica of the towering temples of Prambanan, and boulders lined up behind a la Gunung Kawi temple walls. At the front gate of Toraja house looked, a replica of Borobudur temple and on the back of the house looks traditional East Nusa Tenggara, lined encircling the garden. It was embellished with a variety of sculptures, old tree roots, and stem wood of large trees, which has become a fossil from the Banten area.

Park complex is built entirely by the artists who brought in specially from Bali and workers from Bali and Central Java. As many as 22 people working to build the park since late 2006 and completed in two years.

Indonesian Park in Belgium is not only a recreation center that offers familiarity nature, people, and culture, but also the modern concept of conservation, permanent-waving for tourism promotion, economic and investment Indonesia in the heart of the European Union. Taman Indonesia di Belgia | The Kingdom of Ganesha

Comments

Powered by Facebook Comments

Tags:

Suka dengan artikel ini?..klik tombol like dan bagikan dengan teman anda

INDEX BERITA ARMYLOOKFASHION.COM

Taman Indonesia di Belgia | The Kingdom of Ganesha

Comments are closed.


/** Jasa Pembuatan Web Banner, Header, Flash dan Logo */

Switch to our mobile site