PINTU AIR KALIMALANG JEBOL

PINTU AIR KALIMALANG JEBOL – Air merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia.  Bisa dibilang air merupakan sumber kehidupan yang ada di dunia ini.  Tanpa adanya air kita sebagai manusia tidak mungkin bisa hidup.  Tetapi masalahnya bagaimana apabila anda kesulitan memperoleh air?..Hal ini yang sedang dirasakan sebagian masyarakat Jakarta yang kesulitan memperoleh air karena PINTU AIR KALIMALANG JEBOL.

PINTU AIR KALIMALANG JEBOL

PINTU AIR KALIMALANG JEBOL

Foto PINTU AIR KALIMALANG JEBOL

Warga jakarta saat ini sulit memperoleh air bersih akibat salah satu tanggul utama pengolahan Air bersih tidak bisa difungsikan dengan baik. Hal ini diakibatkan PINTU AIR KALIMALANG JEBOL yang diolah oleh rekanan PDAM Jakarta yaitu PT Pam Lyonnaise Jaya (Palyja) mengalami Ambrolnya pintu limpasan pembuangan saluran Tarum Barat atau Kalimalang.  Akibatnya warga jakarta khususnya pelanggan Perusahaan Palyja mengalami krisis air bersih. Sekitar 60 persen atau 250.000 pelanggannya tidak mendapatkan aliran bersih atau mengalami gangguan pasokan

Adapun kronologis peristiwa jebolnya pintu air ini diakibatkan banyak faktor teknis maupun nonteknis yang membuat jebolnya pintu air ini, diantaranya menurut Kementerian Pekerjaan Umum Divisi Sumber Daya Air menegaskan ambruknya pintu air Tarum Barat Kalimalang yang terletak di Jalan Inspeksi Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur misalnya, kegiatan manusia di sekitarnya berupa pengambilan air dengan pipa secara ilegal.

“Menurut hasil studi Perum Jasa Tirta II ada sekitar kurang lebih 4000 titik pengambilan air ilegal dari curug (Kalimalang) sampai Cawang. Ini juga disebabkan karena adanya pembuatan 54 jembatan penyebrangan yang melintasi kali, padahal ini sangat berhubungan dengan kedalaman pemancangan besi jembatan ke kekuatan tanah,” kata M. Amron di Jakarta, Kamis (1/9).

Adapun daerah dan lokasi yang terkena dampak PINTU AIR KALIMALANG JEBOL diantaranya Karet Semanggi, Karet, Setiabudi, Karet Tengsin, Bendungan Hilir, Gelora, Menteng, Pegangsaan, Menteng Atas, Kebon Sirih, sisi timur Kebon Melati, Kebon Kacang, Kampung Bali, Gambir, Petojo Selatan.

Daerah lain yang terkena dampak akibat jebolnya pintu air kalimalang ini yakni Kartini, Karang Anyar, Maphar, Taman Sari, Tangki, Slipi, Petamburan, Kota Bambu, Tomang, Grogol, Cideng, Kebon Melati, Kebon Kacang, Ancol, Penjaringan, Pekojan, sisi utara Tambora, Jembatan Lima Angke, Mangga Besar, sisi utara Mangga Dua Selatan, Pinangsia, Roa Malaka, Penjaringan, Pluit, Kemanggisan, Palmerah, Petojo Utara, Krukut, Taman Sereal, Duri Pulo, Duri Selatan, Kali Anyar, Jembatan Besi, Krendang, Duri Utara, Keangungan, Glodok, Tambora, Jembatan Lima, Angke, Suka Bumi Utara, Tanjung Duren Selatan dan Utara, Kebon Jeruk, Kedoya Selatan, sisi utara Pejagalan, Jelambar Baru, Wijaya Kusuma, Kapuk dan Kapuk Muara.

Kemudian Ada juga daerah dan lokasi yang pasokan airnya menurun akibat kejadian ini, kata Meyritha, yakni Kuningan Timur, Karet Kuningan, Duri Kepa, sisi selatan Kapuk Muara dan Pejangalan, Duri Kosambi Semanan, Kedaung, Kali Angke, Kamal, Kamal Muara, Kali Deres, Pegadungan, Cengkareng Barat.

Page 1 of 2 | Next page

Comments

Powered by Facebook Comments