Satelit UARS yang Jatuh Ke Bumi

Dimanakah Satelit UARS yang Jatuh Ke Bumi – Berita mengenai akan Jatuhnya salah satu milik NASA ke Bumi memang cukup menghebohkan di media-media online di Indonesia khususnya di Indonesia.  Satelit itu bernama Satelit Upper Atmosphere Research Satellite (UARS). Disadur dari website nasa.gov Upper Atmosphere Research Satellite (UARS) sendiri launching pada tanggal 12 September 1991 dari Space Shuttle Discovery (STS-48).

Satelit UARS yang Jatuh Ke Bumi

Gambar Satelit UARS yang Jatuh Ke Bumi

Sekilas mengenai apa itu satelit UARS, dijelaskan pula dalam website nasa.gov tersebut Upper Atmosphere Research Satellite (UARS) merupakan satelit yang bertugas untuk mempelajari proses fisika dan kimiawi dari stratosfer, mesosfer dan bagian bawah thermosfer bumi. Diperkirakan oleh NASA, Satelit UARS yang Jatuh Ke Bumi ini akan menghantam pada tanggal 24 September 2011. Pertanyaannya dimanakah letak dan tempat UARS akan jatuh?

Nantinya akan terpecah sebanyak 26 puing yang terpisah satu sama lainnya.  Setiap puing diperkirakan memiliki berat 136 kilogram. Diperkirakan juga puing-puing ini akan menghujani Bumi di area seluas 400-500 kilometer. Meskipun begitu NASA tidak mengetahui dimana letak persisnya satelit itu akan jatuh.  NASAmenekankah bahwa kecil kemungkinan bahwa sampah angkasa ini mengenai manusia yaitu perbandingannya 1:3.200. Serpihan satelit ini bisa jatuh di mana saja, antara garis lintang utara Kanada dan selatan Amerika Selatan

Satelit ini sendiri memiliki bobot sekitar 5 ton, dan diperkirakan akan terbakar oleh atsmorfir bumi ketika jatuh memasuki bumi.  Untuk lebih jelasnya mengenai Satelit Upper Atmosphere Research Satellite berikut ini spesifikasinya :

Platform Parameters

Launch Vehicle:

Space Shuttle Discovery (STS-48)

Launch Date:

12 September 1991 23:11:04 GMT

Orbit:

585 km (near circular)

Inclination:

57 deg

Period:

96 minutes

Instrument mass:

2400 kg

Total spacecraft mass:

6540 kg

Spacecraft length:

10.7 m

Instrument power:

750 W

Total power:

1600 W

Mission lifetime:

3 years

Manufacturer:

General Electric Astro-Space Division

Sponsoring Agency:

NASA

Coverage Information

Latitude coverage

80° North to 80° South

Global coverage interval

36 days for full diurnal measurements

Attitude Characteristics

Attitude control:

0.01 deg precision (1 sigma)

Data Collection System

Data rate:

32 kbit/s

Data storage:

Two tape recorders

Playback rate:

512 kbit/s

Data relay:

TDRSS, 15 min/orbit

Page 1 of 2 | Next page

Comments

Powered by Facebook Comments