Titik Pijat Refleksi

Profil dan Biodata Sudomo | Berita Informasi Terbaru Update & Lengkap 2014

Welcome to our website, take it slow and see whats going on today:)



Profil dan Biodata Sudomo



Profil dan Sudomo ? mungkin saat ini nama itu tidak terlalu disorot terutama di panggung pemerintahan dan panggung politik di Indonesia.  Tetapi apabila pada zaman Orde Baru ketika Presiden Soeharto, menyebut nama Sudomo tentu orang banyak yang tahu dan segan terhadap dirinya.

Sudomo bisa dibilang salah satu tangan kepercayaan dari Presiden Soeharto terutama dalam bidang keamanan dan intelejen negara.  Profil dan Biodata Sudomo, Purnawirawan TNI itu sendiri lahir di Malang, Jawa Timur pada tanggal 20 September 1926.  Jabatan tertinggi di militer yang pernah di embannya adalah sebagai Pangkopkamtib.  Sudomo sendiri menjadi Pangkopkamtib dari tahun 17 April 1978 sampai 29 Maret 1983, meneruskan seniornya Jenderal Soeharto, M Panggabean dan Sumitro.   Selain itu beliau juga pernah menjabat sebagai Menteri Tenaga Kerja, periode 1983 sampai 1988 dan sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Agung (DPA) pada masa Orde Baru.
Perjalanan karier Sudomo sendiri dimulai dari dunia pelayaran yang digelutinya selepas tamat dari pendidikan SMP sekitar tahun 1943. Dunia pelayaran mengarahkan ketertarikannya kepada dunia militer. Kemudian masih dalam Profil dan Biodata Sudomo, Sudomo muda lalu mulai menapaki dunia militer dengan mengikuti pendidikan Perwira Special Operation dan kursus Komandan Destroyer Gdyna, Polandia.  Sudomo menamatkan pendidikan militernya itu itu tahun 1958.

Profil dan Biodata Sudomo

Foto Profil dan Biodata Sudomo

Prestasinya di dunia militer dan pelayaran membantu kelancaran pendidikannya untuk terus menempuh pendidikan di luar negeri. Sudomo juga sempat mengikuti pendidikan di Lemhannas, Sekolah Para Komando KKO, dan SESKOAL. Kemudian Sudomo juga pernah melakukan Sejumlah operasi militer di bawah komando presiden Sukarno, seperti pertempuran di Laut Arafuru dan pembebasan Irian Barat. Dua perang itulah menjadi cerita kesuksesannya dalam karier militer Sudomo.  Dan pada akhirnya Kecemerlangan Sudomo terus berlanjut di era Soeharto.

Masih di Profil dan Biodata Sudomo , Pada masa pemerintahan Orde Baru ini, Sudomo tercatat pernah mengemban amanah sebagai Kepala Staf TNI AL (1969-1973) dan Panglima Komando Pengendalian Keamanan dan Ketertiban (Pangkopkamtib) tahun 1978-1983 yang bertugas memelihara stabilitas.

Era awal tahun 1980-an hingga akhir 1990-an merupakan salah satu penggalan sejarah berdarah politik Indonesia. Karena pada kurun waktu itu, rezim Orde Baru memberlakukan UU Subversif. Dunia intelijen Indonesia yang mendapat pembenaran penuh di bawah UU Subversif, yang dipimpin oleh tangan dingin Sudomo. Sudomo mampu mengendalikan sejumlah kemelut dan konflik sosial-politik di sejumlah daerah. Dunia intelijen Indonesia ketika itu ditangani oleh kepiawaian trio jenderal, yaitu Sudomo, LB Moerdani dan Yoga Soegama.

Tidak cukup berkarier di militer, sejumlah posisi politik di pemerintahan pernah diembankan Presiden Soeharto ke pundaknya. Profil dan Biodata Sudomo sempat merasakan kursi Senayan dengan menjadi anggota MPR RI, menjabat Menteri Tenaga Kerja (1983-1988), Menko Polkam (1988-1993), dan puncaknya sebagai ketua Dewan Pertimbangan Agung (DPA) periode 1993 hingga 1998. Kariernya berakhir dengan runtuhnya kekuasaan rezim Orde Baru pada tahun 1998 dengan terjadinya reformasi. Posisinya yang penting di masa Orba, membuat publik menilainya sebagai salah seorang kroni Soeharto.

Sebagai petinggi, wajar bila namanya sering dikaitkan dengan sejumlah kasus. Kasus yang menarik-narik Sudomo misalnya dugaan pelanggaran HAM kasus Talangsari, Lampung, yang terjadi pada 1989 dan juga katabelece Edi Tansil.

Tak cuma urusan politik dan militer yang membuat Sudomo menjadi sosok yang menarik. Kehidupan privat pria kelahiran Malang, 20 September 1926 juga jadi berita. Dalam perjalanan hidupnya, Sudomo pernah menikah dengan tiga perempuan dalam rentang waktu berbeda. Dengan istri pertamanya, Fransisca Play, Sudomo dikaruniai empat orang anak. Mereka adalah Biakto Trikora Putra, Prihatina Dwikora Putri, Martini Yuanita Ampera Putri, dan Meidyawati Banjarina Pelita Putri. Yang unik, keempat anaknya tersebut diberi nama berdasarkan momentum politik yang mengemuka saat itu. Selang 10 tahun kemudian Sudomo menikahi Fransiska Diah Widhowaty. Namun pernikahan ini hanya berlangsung empat tahun. Setelah itu, Sudomo menikah dengan Aty Kesumawati. Namun kembali kandas.

Mantan Pangkopkamtib Laksamana (Purn) dalam usia 86 tahun. Sudomo sejak Sabtu (14/4) menjalani perawatan di ICU RS Pondok Indah karena pendarahan di otak.  Itu merupakan sedikit informasi mengenai Profil dan Biodata Sudomo yang mudah-mudah berguna dan bermanfaat.

Comments

Powered by Facebook Comments

Tags: , , , , ,

Suka dengan artikel ini?..klik tombol like dan bagikan dengan teman anda

INDEX BERITA ARMYLOOKFASHION.COM

Profil dan Biodata Sudomo

Comments are closed.


/** Jasa Pembuatan Web Banner, Header, Flash dan Logo */

Switch to our mobile site