Titik Pijat Refleksi

Tombol Google+ 1 VS “Like” Facebook | Berita Informasi Terbaru Update & Lengkap 2014

Welcome to our website, take it slow and see whats going on today:)



Tombol Google+ 1 VS “Like” Facebook



Kini adalah zaman social media. Hampir setiap hari manusia di muka bumi terlibat dengan kegiatan di social media. Kegiatan manusia di social media telah melampaui industri pornografi online, sesuatu yang sulit dibayangkan sebelumnya karena sedemikian besarnya industri pornografi online. Bila kita tarik ke belakang, pertumbuhan social media seperti sekarang ini tidak terlepas dengan salah satu pionirnya, yaitu Friendster. Kesuksesan Frindster diteruskan oleh MySpace dan MySpace kemudian digantikan oleh Facebook dan Twitter.

Data-data yang ada menunjukkan bahwa social media hampir memengaruhi setiap sisi kehidupan manusia. Bagi Facebook yang merupakan pemimpin social media saat ini hanya butuh waktu 9 bulan untuk memiliki anggota 100 juta orang. Di AS lebih dari 200 menit per bulan digunakan untuk bersocial media terutama mengunjungi Facebook. Data yang lain menunjukkan tidak hanya dampak positif , namun juga negatif. Di AS satu dari lima perceraian disebabkan oleh Facebook. Satu dari delapan pasangan yang menikah di tahun 2008 disebabkan oleh Facebook. Facebook memimpin perolehan pendapatan iklan dari social media dengan angak 1,92 miliar dollar AS.

Sedemikian besarnya pengaruh social media hingga mau tak mau Google yang selama ini menganggap social media bukan pekerjaan besar terpaksa terlibat. Sudah banyak usaha sebenarnya dilakukan oleh Google namun selalu kandas. Di awal tahun 2011 ini sebuah proyek rahasia dengan nama sandi Emerald Sea dibuat oleh Google dengan bertujuan tak lain untuk berkompetisi dengan Facebook. Proyek ini disertai dengan janji kenaikan bonus 25% atau penuruna 25% tergantung gagal atau tidaknya proyek tersebut. Sebenarnya jika kita runut ke belakang, bukan kali ini saja Google berusaha untuk lebih sosial. Bahkan sebelum Facebook sangat terkenal seperti sekarang ini, tepatnya di tahun 2008 Google pernah berencana membeli Facebook namun gagal. Nah, sepertinya karena gagal membeli, Google memutuskan untuk sekalian berhadapan di medan perang.

Proyek rahasia Google tersebut sudah mendekati bentuk yang permanen dengan memberikan nama (Plus) untuk proyek tersebut dan telah di-soft launching. Sayangnya karena sangat sedikit yang telah mencoba layanan ini, banyak pengguna tidak tahu persis bagaimana bentuk layanan tersebut. Saya sendiri telah mendaftar untuk diikutkan oleh Google bila mana proyek ini sudah siap diuji coba oleh pengguna, namun tentu saja harus menunggu. Berbagai polling online yang saya ikuti, sebagian besar mereka yang ikut polling sangat berkeinginan mencoba layanan baru Google ini. Persentase yang ingin mencoba layanan ini selalu lebih dari 70%. Hal ini menunjukkan rasa penasaran pengguna internet dan mungkin sebuah pertanda baik bagi Google.

Sepertinya Google tidak ingin melakukan kesalahan berikutnya di social media. Cara yang ditempuh Google dalam memperkenalakan Google+ (Plus) ini mirip dengan cara memperkenalkan layanan GMail terdahulu yang terbukti sangat sukses. Hingga saat ini Google belum berani me-launching secara besar-besaran dan masih menamainya Proyek, bukan Produk. Bagi yang berminat dipersilahkan untuik mendaftar dan nantinya Google akan menghubungi via email.

Meskipun demikian ada segelintir orang yang karena kapasitasnya sebagai waratwan online di situs terkenal telah melihat secara dekat proyek baru Google ini. Salah satunya adalah Matt Rosoff yang menulis di businessinsider.com. Dari bocoran yang diberikannya, proyek Google+ sangat mirip dengan Facebook. Tampaknya, sengaja atau tidak Google menjadikan Facebook sebagai patokan

Tombol +1 adalah istilah singkat untuk “ini lumayan keren” atau “Anda harus melihat ini”. Klik +1 untuk memberikan cap persetujuan Anda pada sesuatu secara publik. +1 yang Anda berikan dapat membantu teman, kenalan, dan orang lain yang ada di web menemukan barang terbaik sewaktu mereka menelusur.

Menurut 9to5mac.com tampilan Google+ seperti gambar di atas sangat baik dan memberikan informasi bahwa yang mendesain tampilan tersebut adalah salah seorang desainer senior Apple Inc. Andy Hertzfeld yang terkenal dengan desain Macintosh. Steven Levy penulis di wired.com mengatakan :

“With colorful animations, drag-and-drop magic, and whimsical interface touches, Circles looks more like a classic Apple program than the typically bland Google app. That’s no surprise since the key interface designer was legendary software artist Andy Hertzfeld”.

Namun pertanyaan lama tentu akan muncul, akankah proyek ini bernasib sama dengan layanan Google lainnya sebelumnya? Pertanyaan tersebut tentu belum bisa dijawab sekarang ini. Namun, saya percaya Google sangat hati-hati dalam menggulirkan proyek ini. Mereka mengatakan Google+ merupakan langkah awal untuk memasuki soacial media, nantinya akan ada 100 lebih layanan yang akan diluncurkan dan terkait dengan Google+ ini.

businessinsider.com juga melihat bahwa layanan ini mungkin pada awalnya belum bisa mengajak orang untuk berpindah dari Facebook. Karena hampir sama dan sangat Facebook dengan perubahan beberapa nama layanan seperti Circles untuk Friend. Namun hal itu bukanlah halangan karena Google memiliki pengguna GMail lebih dari 200 juta orang. Untuk dapat melihat emial, tentu saja pengguna Gmail harus sign in dan dengan sign in mereka akan melihat layanan Google+, bukan tidak mungkin mereka akan masuk ke layanan ini. Selain itu, pengguna yang menengok Google dalam sebulan mencapai satu miliar orang, beberapa dari pengguna ini tentu juga akan melihat layanan Google+ dan akan mencobanya. Cara ini tentu saja sangat tepat untuk lebih cepat menarik pengguna bagi layanan Google+ ini.

Sekali lagi ini hanya langkah awal Google untuk berkatifitas di social media secara lebih serius. Namun melihat fitur dan layanan yang selama ini diberikan Google kepada pengguna internet dan fokus mereka kepada pengguna, kemungkinan proyek Google+ bisa sukses layaknya GMail dan mesin pencari Google.

Tombol +1 milik Google yang ingin menantang ‘Like’ Facebook memulai debutnya secara global. Fitur ini akan membuat pengguna bisa menemukan hasil pencarian yang lebih personal. “Hari ini, +1 sudah mulai bisa muncul di halaman pencarian Google secara global,” kata Product Manager Google Nick Radicevic, dikutipdari Mashable, Selasa (28/6/2011).Namun dikatakannya, fitur ini dirilis secara bertahap, mulai dari google.co.uk, google.de, google.jp, google.fr dan segera meluas ke Google di berbagai negara setelahnya.

Fitur +1 diluncurkan Google bulan lalu untuk semakin meningkatkan eksistensinya di jagad maya. Tombol ini berfungsi sama seperti tombol ‘Like’ Facebook atau ‘Tweet Button’ Twitter. Google kabarnya akan menggunakan data yang diperoleh dari +1 untuk meningkatkan hasil pencarian mereka. Tombol +1 akan muncul di sebelah kanan link hasil pencarian. Untuk bisa menggunakan fitur ini, saat mengakses mesin pencari Google, pengguna juga harus sign up ke akun Google. Ketika pengguna menyukai sebuah website yang dikunjungi, mereka tinggal mengklik +1 untuk membaginya ke teman-teman mereka dalam daftar akun Gmail dan layanan Google lainnya.

 

—————————————————————————————————————————-

 

Now is the age of social media. Almost every day people on earth with the activities involved in social media. Human activities in social media has surpassed the online pornography industry, something that is hard to imagine such a magnitude previously because the online pornography industry. If we pull back, the growth of social media as it is today can not be separated by one of the pioneer, is Friendster. Success Frindster forwarded by MySpace and MySpace then replaced by Facebook and Twitter.

The data suggests that social media influences almost every side of human life. For Facebook, which is the current leader of social media only takes 9 months to have a member of the 100 million people. In the U.S. more than 200 minutes per month used to bersocial media especially visiting Facebook. Other data show not only positive effects, but also negative. In the U.S. one out of five divorces are caused by Facebook. One in eight couples who married in 2008 caused by Facebook. Facebook led the acquisition of social media advertising revenue with angak 1.92 billion U.S. dollars.

So great is the influence of social media could not help but think Google is so far not a great work of social media was forced to get involved. Already much effort is actually made by Google but has always foundered. At the beginning of 2011 was a secret project code-named Emerald Sea was made by none other than Google aims to compete with Facebook. The project is accompanied by the promise of a bonus increase of 25% or 25% drop in failed or not depending on the project. Actually, if we trace back, not just this time Google is trying to be more social. Even before Facebook is very popular as it is today, precisely in 2008, Google had planned to buy Facebook but failed. Well, apparently for failing to buy, Google decided to face all on the battlefield.

Google’s secret project is already close to the permanent shape by giving Google the name + (Plus) for the project and has been soft launching. Unfortunately because of very few who have tried this service, many users do not know exactly how to shape the service. I myself have signed up to be included by Google when where the project is ready to be tested by users, but of course have to wait. Various online polls that I follow, most of those who participated were very eager to try poll Google’s new service is. Percentage who want to try this service is always more than 70%. This shows the curiosity of internet users and may be a good sign for Google.

Looks like Google does not want to do next error in social media. The way in which Google in Google memperkenalakan + (Plus) is similar to the way GMail service introduced earlier which proved very successful. Until now, Google has not dared to launch a massive and still call it the Project, not products. For those interested are welcome to register and untuik Google will be contacted via email.

Nevertheless there are a handful of people who because of their capacity as waratwan online at known sites have to look closely at Google’s new project. One is Matt Rosoff writes in businessinsider.com. From leaked that it provides, the project is very similar to Google + Facebook. It seems that, intentionally or not Google made up as a benchmark

Key +1 is a shorthand term for “this is pretty cool” or “You should see this”. Click the +1 to give your stamp of approval on something publicly. +1 You provide can help your friends, acquaintances, and others on the web to find the best stuff when people search.

According to Google + 9to5mac.com look like the picture above is very good and provide information that is designing the look is one of the senior designer of Apple Inc. Andy Hertzfeld is famous for its design of the Macintosh. Steven Levy at wired.com author says:

“With colorful animations, drag-and-drop magic, and whimsical touches interface, Circles looks more like a classic Apple programs typically bland than the Google app. That’s no surprise since the key interface software designer was legendary artist Andy Hertzfeld “.

But the old question will certainly arise, this project will meet the same fate with other Google services before? That question certainly can not be answered today. However, I believe Google is very careful in rolling this project. They said Google + is the first step to entering soacial media, there will be more than 100 service to be launched and is associated with Google +.

businessinsider.com also see that this service may initially have not been able to invite people to move from Facebook. Since almost the same and very up with the changes a few names such services to Friend Circles. But it was not a hindrance because Google has GMail users more than 200 million people. To be able to view the emial, of course, Gmail users should sign in and sign in they will see + Google services, it is not impossible they will go into service. Additionally, users who see Google in a month to reach one billion people, some of these users would also see Google services + and will try it. This method is certainly very appropriate for a faster draw users to Google services + this.

Again this is only the first step Google for berkatifitas in social media more seriously. But look at the features and services have been provided by Google to Internet users and their focus to the user, chances are Google + projects can be successful like GMail and Google search engine.

+1 Button that wants to challenge Google’s ‘Like’ Facebook debuted globally. This feature will make the user can find a more personalized search results. “Today, +1 have started to appear on Google search pages globally,” said Google Product Manager Nick Radicevic, dikutipdari Mashable, Tuesday (06/28/2011). But to say, this feature is released in stages, starting from google. co.uk, google.de, google.jp, google.fr, and quickly expanded to Google in various countries afterwards.

+1 Feature Google launched last month to increase its presence in the virtual universe. This button functions the same as the ‘Like’ Free ‘or’ Tweet Button ‘Twitter. Google reportedly will use the data obtained from +1 to enhance their search results. +1 Button will appear to the right of search results link. To be able to use this feature, when accessing the Google search engine, users also need to sign up for a Google account. When the user likes a website visited, they simply click the +1 to split them into their friends in the list of your Gmail account and other Google services.

Comments

Powered by Facebook Comments

Tags:

Related posts


Suka dengan artikel ini?..klik tombol like dan bagikan dengan teman anda

INDEX BERITA ARMYLOOKFASHION.COM

Tombol Google+ 1 VS “Like” Facebook

Comments are closed.


/** Jasa Pembuatan Web Banner, Header, Flash dan Logo */

Switch to our mobile site