Adat Tradisional Indonesia | Upacara Adat di Indonesia

Adat Tradisional Indonesia | Upacara Adat di Indonesia – Indonesia adalah satu-satunya negara yang memiliki kekayaan yang berlimpah seputar kebudayaan.  Ada sekitar ribuan kebudayaan yang tersebar dari sabang sampai marauke.  Setiap daerah di Indonesia memiliki kebudayaan dan adat istiadat nya tersendiri.

Nah pada kesempatan kali ini armylookfashion.com akan memberikan informasi mengenai beberapa Aneka dan Daftar Adat Tradisional Indonesia | Upacara Adat di Indonesia.  Dikarenakan banyak sekali tradisi di Indonesia, mohon maaf sebelumnya apabila artikel yang kami tampilkan tidak terlalu lengkap.  Disini armylookfashion.com akan memberikan inforamsi mengenai Upacara Adat / Ritual dan Tata Cara Adat yang ada diseluruh Indonesia :

  • Upacara Adat Ruwatan di Jawa

Tradisi upacara adat atau ritual ruwatan hingga kini masih dipergunakan orang jawa, yang bertujuan sebagai sarana pembebasan dan penyucian manusia atas dosanya/kesalahannya yang berdampak kesialan didalam hidupnya. Dalam cerita “wayang” dengan lakon Murwakala pada tradisi ruwatan di jawa ( jawa tengah ) awalnya diperkirakan berkembang didalam cerita jawa kuno, yang isi pokoknya memuat masalah pensucian, yaitu pembebasan dewa yang telah ternoda, agar menjadi suci kembali, atau meruwat berarti: mengatasi atau menghindari sesuatu kesusahan bathin dengan cara mengadakan pertunjukan / ritual dengan media wayang kulit yang mengambil tema/cerita Murwakala. Dalam tradisi jawa orang yang keberadaannya mengalami nandang sukerto/ berada dalam dosa, maka untuk mensucikan kembali, perlu mengadakan ritual tersebut.

  • Upacara Adat Palang Pintu, Pelengkap Pernikahan khas Betawi Jakarta

Upacara pernikahan dalam Tradisi Betawi di Jakarta diawali dengan arak-arakkan calon pengantin pria menuju ke rumah calon istrinya. Dalam arak-arakan itu, selain iringan rebana ketimpring juga diikuti barisan sejumlah kerabat yang membawa sejumlah seserahan mulai dari roti buaya yang melambangkan kesetiaan abadi, sayur-mayur, uang, jajanan khas Betawi, dan pakaian. Selain itu, perlengkapan kamar pengantin yang berat seperti tempat tidur serta lemari juga dibawa dalam prosesi arak-arakkan.

Nah dalam Upacara Tradisi Palang Pintu ini merupakan pelengkap saat pengantin pria yang disebut “tuan raja mude” hendak memasuki rumah pengantin wanita atawa “tuan putri”. Nah, saat hendak masuk kediaman pengantin putri itulah, pihak pengantin wanita akan menghadang. Awalnya, terjadi dialog yang sopan. Masing-masing saling bertukar salam, masing-masing saling mendoakan. Sampai akhirnya pelan-pelan situasi memanas lantaran pihak pengantin perempun ingin menguji kesaktian dan juga kepandaian pihak pengantin laki-laki dalam berilmu silat dan mengaji.

Kemudian Baku hantam pun terjadi. Tetapi Sudah pasti, akhirnya pihak lelakilah yang menang. (He he he… kalau pihak lelaki tak menang, tentu gak akan terjadi pernikahan bukan?). Kemudian Usai memenangi pertarungan, pengantin perempuan pun biasanya meminta pihak lelaki untuk memamerkan kebolehannya dalam membaca Al Quran. Dan sudah pasti lagi, ujian ini pun mampu dilewatinya.

  • Upacara Adat Mancumani ( Upacara Keselamatan ) di Sulawesi Tengah

Page 1 of 3 | Next page

Comments

Powered by Facebook Comments